Menimbang Kedaulatan Pangan Mandar di Era Perubahan Iklim Global
Anomali musim dan kenaikan muka air laut menuntut transformasi tata kelola sawah Wonomulyo dan perikanan Teluk Mandar berbasis kearifan lokal Sipamandar.
Sulawesi Barat berdiri di atas fondasi tanah yang diberkahi. Dari lembah subur Wonomulyo di Polewali Mandar hingga pesisir kaya Selat Makassar, wilayah ini telah berabad-abad menjadi lumbung pangan yang menopang kehidupan jazirah Sulawesi. Namun, romantisme masa lalu tidak bisa lagi menjadi sandaran empuk tatkala krisis iklim global mengetuk pintu rumah kita hari ini.
Anomali Cuaca dan Kerentanan Sawah Irigasi
Data klimatologi satu dekade terakhir memperlihatkan pola hujan ekstrem yang tak lagi bersahabat dengan kalender tanam tradisional petani (Kutika Mandar). Kemarau panjang disusul banjir bandang sewaktu-waktu mengikis sedimentasi tanah humus dan merusak saluran irigasi sekunder. Ketika 12 ribu hektare sawah di Polman terancam kekeringan berkala, bukan hanya ketahanan beras lokal yang goyah, tetapi juga stabilitas pasokan kawasan Indonesia Tengah.
Paradigma ketahanan pangan semata (food security) yang berorientasi pada ketersediaan kalori pasar harus segera digeser menuju kedaulatan pangan (food sovereignty). Petani kita tidak boleh terus-menerus disandera ketergantungan benih hibrida pabrikan impor dan pupuk kimia bersubsidi yang seringkali langka saat musim tabur tiba.
Etika Kebijakan dan Revitalisasi Sipamandar
Masyarakat Mandar mewarisi falsafah Sipamandar: saling menguatkan, saling menghidupi, dan tidak mengambil hak generasi masa depan. Dalam konteks tata kelola air dan agraria, Pemprov Sulbar bersama enam pemerintah kabupaten harus berani melahirkan Perda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang ditegakkan tanpa kompromi dari serbuan alih fungsi perumahan.
Inovasi pertanian presisi berbasis data iklim mikro, pelestarian varietas padi lokal yang tahan salinitas pesisir, serta regenerasi petani muda berpendidikan adalah tiga pilar darurat. Jika kita lalai menata hari ini, generasi Mandar esok hari akan menjadi penonton lapar di atas tanahnya sendiri yang subur.
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sampaikan respon Anda terhadap isu warta ini dalam 1 klik
Baca kelanjutan artikel selengkapnya »
Naskah warta ini merupakan liputan asli & investigasi independen Meja Redaksi SitammuNews.
Dr. Muhammad Idrus, M.Si
Koresponden Daerah & Redaktur Polewali Mandar
Berdedikasi menyajikan warta akurat, cerdas, dan berimbang seputar 6 Kabupaten Sulawesi Barat serta kurasi strategis nasional dari sumber terpercaya untuk mencerahkan wawasan publik.
Biro Khusus Polewali Mandar (SitammuNews)
Meja Redaktur Pelaksana SitammuNews (Standar PUEBI 5W+1H)
Mencari Pekerjaan di Sulawesi Barat?
Temukan lowongan kerja terverifikasi BUMN, korporasi perkebunan, dan instansi daerah di 6 kabupaten.



