SitammuNews - Titik Temu Informasi Akurat & Berimbang
opiniBiro PasangkayuWarta Terverifikasi

Jalan Terjal Transformasi Hilirisasi Sawit Berkelanjutan di Bumi Lariang

Petani kelapa sawit swadaya di Pasangkayu dan Mateng mendesak keterbukaan penetapan harga TBS dan akselerasi peremajaan kebun bersertifikasi ISPO.

IH
Ir. H. Syamsuddin NoorWartawan Utama
Kamis, 15 Oktober 2026 pukul 00.30 WITA
4 mnt bacaBaru Tayang tayangan
Jalan Terjal Transformasi Hilirisasi Sawit Berkelanjutan di Bumi Lariang
📷 Keterangan:Tandan Buah Segar (TBS) sawit hasil panen petani rakyat di Pasangkayu. (Foto: Dok. Pribadi)
WhatsAppFacebookThreadsX

Kelapa sawit tak pelak lagi adalah denyut nadi perekonomian di belahan utara Sulawesi Barat. Ribuan keluarga di Kabupaten Pasangkayu dan Mamuju Tengah menggantungkan dapur, cicilan kendaraan, hingga biaya pendidikan anak-anak mereka pada harga Tandan Buah Segar (TBS) di pabrik kelapa sawit.

Namun, di balik perputaran triliunan rupiah uang industri sawit ini, struktur kemitraan antara korporasi besar dan petani swadaya masih menyisakan ketimpangan struktural yang nyata.

Monopoli Timbangan dan Ketidakpastian Harga TBS

Keluhan berulang mengenai potongan tonase (taraf refaksi) yang sepihak di pintu pabrik terus menjadi duri dalam daging bagi para pekebun mandiri. Walaupun tim penetapan harga TBS provinsi rutin bersidang tiap bulan di Mamuju, harga aktual yang diterima petani di tingkat tengkulak pengepul desa seringkali anjlok jauh di bawah standar resmi.

Kondisi ini diperparah oleh lambatnya realisasi program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Pohon-pohon sawit yang ditanam pada era awal transmigrasi dekade 1990-an kini telah meninggi melebihi 15 meter dengan produktivitas buah yang menyusut drastis.

Kunci Emas: Penguatan Koperasi dan Pabrik Mini CPO Petani

Solusi jangka panjang bukanlah mengeluh di media sosial, melainkan keberanian politik pemda untuk mendorong petani berserikat dalam wadah koperasi sejati. Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menyediakan alokasi hibah yang luar biasa besar untuk pendirian pabrik kelapa sawit mini (PKS Mini) milik serikat petani.

Jika petani memiliki saham langsung di pabrik hilir, mereka tidak lagi sekadar menjadi kuli panen, melainkan pemilik rantai nilai yang menikmati dividen pengolahan minyak makan merah dan energi biogas ramah lingkungan.

Bagaimana Tanggapan Anda?

Sampaikan respon Anda terhadap isu warta ini dalam 1 klik

0 suara pembaca
Rujukan Liputan Asli

Baca kelanjutan artikel selengkapnya »

Naskah warta ini merupakan liputan asli & investigasi independen Meja Redaksi SitammuNews.

📰 Sumber liputan:Redaksi SitammuNews
Diverifikasi oleh Redaksi SITAMMUNEWS
”
IH

Ir. H. Syamsuddin Noor

Koresponden Daerah & Redaktur Pasangkayu

Berdedikasi menyajikan warta akurat, cerdas, dan berimbang seputar 6 Kabupaten Sulawesi Barat serta kurasi strategis nasional dari sumber terpercaya untuk mencerahkan wawasan publik.

KOTAK ATRIBUSI & TRANSPARANSI REDAKSI
Liputan / Koresponden:

Biro Khusus Pasangkayu (SitammuNews)

Penyelaras Bahasa & QC Jurnalistik:

Meja Redaktur Pelaksana SitammuNews (Standar PUEBI 5W+1H)

Pemberitaan ini tunduk pada UU No. 40/1999 tentang Pers dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers. Pihak yang merasa dirugikan oleh materi liputan ini berhak mengajukan Hak Jawab dan Klarifikasi 24 Jam ke meja redaksi.
Peluang Karir Mandar

Mencari Pekerjaan di Sulawesi Barat?

Temukan lowongan kerja terverifikasi BUMN, korporasi perkebunan, dan instansi daerah di 6 kabupaten.

Buka Bursa Karir

BACA BERITA TERKAIT LAINNYA

Lihat Semua Kabar