Mendagri Soroti Kenaikan Harga Cabai Penyebab Utama Inflasi Bulanan
Kenaikan harga cabai rawit dan merah akibat penurunan produksi mendorong inflasi bulanan sebesar 0,3 persen, memicu perhatian serius pemerintah.

Menteri Dalam Negeri menyoroti laju inflasi Indonesia yang kembali mengalami kenaikan sebesar 0,3 persen secara bulanan. Lonjakan harga komoditas pangan, khususnya cabai rawit dan cabai merah, diidentifikasi menjadi pemicu utama meningkatnya angka inflasi nasional.
Dampak Kekeringan terhadap Produksi Cabai
Penurunan volume produksi pertanian akibat cuaca ekstrem kekeringan di sejumlah daerah sentra produksi menjadi faktor dominan yang menekan pasokan cabai di pasaran. Kelangkaan pasokan ini secara langsung mendongkrak harga jual di tingkat konsumen secara signifikan.
Kenaikan harga komoditas hortikultura seperti cabai rawit dan cabai merah memberikan tekanan nyata terhadap laju inflasi nasional.
Kondisi ini menuntut langkah taktis dari pemerintah daerah dan pusat untuk memitigasi dampak kekeringan terhadap sektor pertanian, sehingga stabilitas pasokan pangan dapat segera dipulihkan.
Pemerintah terus berkoordinasi lintas kementerian dan lembaga guna memastikan kelancaran distribusi bahan pangan serta memantau pergerakan harga pasar secara berkala demi menjaga daya beli masyarakat.
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sampaikan respon Anda terhadap isu warta ini dalam 1 klik
Baca kelanjutan artikel selengkapnya »
Melanjutkan liputan lengkap dan arsip naskah reportase lapangan via portal resmi CNBC Indonesia.
Dewan Redaksi SitammuNews
Kurator & Redaktur Warta Digital
Berdedikasi menyajikan warta akurat, cerdas, dan berimbang seputar 6 Kabupaten Sulawesi Barat serta kurasi strategis nasional dari sumber terpercaya untuk mencerahkan wawasan publik.
Meja Redaksi Utama SitammuNews
Meja Redaktur Pelaksana SitammuNews (Standar PUEBI 5W+1H)
Mencari Pekerjaan di Sulawesi Barat?
Temukan lowongan kerja terverifikasi BUMN, korporasi perkebunan, dan instansi daerah di 6 kabupaten.



